Banyak Mana Follower SBY dan Jokowi di Media Sosial?

Topik Nusantara

Banyak Mana Follower SBY dan Jokowi di Media Sosial?

Pengikut atau Folowers di Twitter sering dikait-kaitkan dengan popularitas dan pengaruh yang dimiliki tokoh atau pemilik akun di Twitter tersebut.

Dua orang paling berpengaruh di Indonesia, yang sangat akrab dengan media sosial di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RI ke-VI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kedua tokoh itu memiliki jumlah pengikut yang sangat signifikan.

Lantas, ada berapa pengikut kedua tokoh tersebut, sampai hari ini.

SBY tercatat sebagai pemilik akun @SBYudhoyono dan telah menciptakan akun ini pada bulan Maret 2013.

SBY mempunyai followers hampir 10 juta pemilik akun, tepatnya mencapai 9,54 juta akun pengikut.

Sementara itu, Jokowi tercatat aktif di Twitter mulai September 2011.

Jokowi juga mencatatkan sebanyak 6,56 juta pengikut alias pengintil.

Meski sama-sama banyak pengikut, kedua tokoh ini tidak segan follow sejumlah akun lainnya meski sangat sedikit.

Jokowi mengikuti sebanyak 60 akun dan SBY mengikuti sebanyak 155 akun.

Jokowi melontarkan sebanyak 601 kicauan, SBY membunyikan sebanyak 4.514 kicauan.

Aktivitas kicauan itu sering dikait-kaitkan dengan bertambahnya jumlah pengikut, sehingga semakin rajin berkicau, pengikutnya cenderung akan semakin besar.

Dari statistik ini, meski SBY baru belakangan main Twitter, pengikutnya lebih banyak.

Salah satu faktornya karena SBY lebih rajin berkicau di Twitter dengan 4.514 kicauan.

Selain mencatatkan jumlah pengikut terbanyak, kedua tokoh berpengaruh di Indonesia ini mendapatkan banyak sekali nama akun yang mengikuti popularitas keduanya.

Kedua tokoh ini paling banyak dipalsukan akunnya dengan nama-nama yang mirip, padahal itu bukan mereka.

Jokowi punya akun @Jokowi dan SBY mempunyai @SBYudhoyono.

Banyaknya akun palsu dan anonim itu sering merugikan nama kedua tokoh ini karena akun-akun palsu tersebut sering berkicau semaunya dan seperti tidak takut dengan UU ITE.

Kicauan akun palsu terbilang berbahaya karena sering menyampaikan hoax alias kabar bohong meski mencatut nama orang lain.

Karena itu, sangat mendesak untuk segera menindak sejumlah akun palsu yang sangat merugikan nama baik kedua tokoh ini.

TopikIndo Sharing

Ingin menulis di TopikIndo.com? Kirimkan ke redaksi@topikindo.com
1. Lengkapi dengan biodata singkat dan akun Twitter di bawah tulisan
2. Minimal 900 kata, ditulis pada file Ms. Word
3. Tulisan belum pernah dipublikasikan di media apapun (blog, website, forum, dll)
4. Tambahkan alamat lengkap dan nomor HP (tidak dipublikasikan)


Komentar
To Top