Deretan Atlet Indonesia yang Diakui Dunia Internasional

Topik Olahraga

Deretan Atlet Indonesia yang Diakui Dunia Internasional

Kamu mungkin sering mendengar prestasi Indonesia yang terus merosot di kancah internasional. Padahal, bangsa Indonesia punya sejarah yang cukup gemilang di berbagai bidang olahraga.

Sudah sejak dulu Indonesia sukses mencetak atlet kelas dunia. Contohnya seperti 8 potret bersejarah di bawah ini. Bikin bangga!

Yuk, cek satu per satu fotonya, seperti dihimpun topikindo.com dari berbagai sumber:

1. Potret Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardhani saat mencatat sejarah sebagai atlet Indonesia pertama yang sukses meraih medali di ajang Olimpiade Seoul, 1988. Ketiganya lantas dijuluki sebagai Tiga Srikandi.

2. Selanjutnya, tradisi medali emas di Olimpiade bagi Indonesia dimulai pada Olimpiade Barcelona, 1992. Kala itu Alan Budikusuma meraih emas Tunggal Putra dan Susi Susanti meraih emas Tunggal Putri di cabang bulutangkis.

3. Potret saat tim nasional sepak bola Hindia Belanda (Indonesia) sukses melaju ke pagelaran Piala Dunia di Prancis, pada Juni 1938.

4. Kunjungan bersejarah saat klub Inggris, Arsenal datang ke Indonesia menghadapi Niac Mitra pada Juni 1983. Menariknya, Niac Mitra sukses menggulung Arsenal dengan skor 2-0.

5. Momen ketika timnas sepak bola Indonesia berhasil menahan imbang timnas Uni Soviet 0-0 dalam pertandingan perempat final Olimpiade Melbourne tahun 1956.

6. Potret Achmad Nawir, kapten kesebelasan Hindia Belanda dan Puck van Heel, kapten kesebelasan Belanda. Keduanya memimpin tim masing-masing memasuki lapangan untuk pertandingan persahabatan di Amsterdam, Belanda tahun 1938.

7. Pemain Belanda membobol gawang kesebelasan Hindia Belanda dalam pertandingan persahabatan di Amsterdam. Pertandingan ini menghasilkan skor akhir 9-2 untuk kemenangan tim Belanda.

8. Potret saat Rudi Hartono melawan Punch Gunalan dari Malaysia dalam final All England 1974 di Wembley Arena, London. Rudi mendapatkan gelar tunggal putra All England ke-tujuhnya setelah menundukkan Gunalan.

Komentar
To Top