Wanita Asal WNI ini Diduga Eksekutor Pembunuhan Kakak Ipar Presiden Korea Utara

Topik Dunia

Wanita Asal WNI ini Diduga Eksekutor Pembunuhan Kakak Ipar Presiden Korea Utara

Seorang perempuan berpaspor Indonesia ditangkap Kepolisian Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung, tuduhannya terlibat pembunuhan saudara Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara.

Otoritas Malaysia melansir, perempuan tersebut bernama Siti Aishah, dengan paspor yang dikeluarkan Imigrasi Serang, Banteng.

Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Sri Khalid bin Abu Bakar, mengatakan, Siti diidentifikasi dari rekaman CCTV, video pengawas di bandara, dan saat ditangkap ia sedang sendirian. “Penyelidikan terhadap Siti Aishah masih dilanjutkan,” katanya seperti dilansir BBC.

Khalid tidak menyebut apakah kepolisian Malaysia telah memastikan keaslian paspor Indonesia yang dibawa wanita itu. Hanya disebut paspor itu mencantumkan nama Siti Aishah sebagai pemiliknya, dengan tanggal kelahiran 11 Februari 1992.

Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh Khalid soal lokasi penangkapan tersangka kedua ini.

Sejauh ini, penyebab kematian Kim Jong-nam , abang tiri pemimpn Korea Utara Kim Jong-un, dan siapa pembunuhnya masih menjadi tanda tanya.

Sejumlah saksi mata menyebut Jong-nam telah diracun, namun hal ini masih harus dipastikan melalui uji forensik.

Polisi Malaysia dan pihak Korea Utara belum mengukuhkan bahwa ‘lelaki Korea’ yang bepergian dengan nama Kim Cholitu memang benar Kim Jong-nam, namun Korea Selatan sudah memastikannya.

Disebutkan, polisi Malaysia sudah menuntaskan pemeriksaan jenazah Kim, namun tak jelas apakah hasilnya akan diumumkan.

Seperti diberitakan, Kim Jong-nam disebutkan tewas setelah diserang oleh dua perempuan, dengan campuran zat kimia tertentu di Bandara Kuala Lumpur.

Perempuan pertama, berpaspor Vietnam yang sudah dijadwalkan untuk ditanyai pengadilan.

Sebuah gambar dengan resolusi rendah yang diambil dari kamera pemantau di bandara menunjukkan seorang perempuan mengenakan kaus bertuliskan ‘LOL’ di bagian depannya.

Tidak jelas, apakah perempuan itu adalah Siti Aishah, atau perempuan lain. Polisi menyebut, mereka masih mencari ‘beberapa’ tersangka lain.

Komentar
To Top